Nasehat Syekh Ali Jaber Tentang Wanita Yang Tak Memakai Jilbab

SABAK.OR.ID – Kamis, 14 Januari 2021 kabar duka datang lagi di Indonesia, Syaikh Ali Jaber wafat di Rumah Sakit Yarsi. Beberapa media memberitakan ia terpapar covid-19. Semoga segala amal baik diterima oleh Allah dan kesalahannya diampuni oleh Allah. 

Syekh Ali Jaber wafat

Syekh Ali Jaber dikenal dengan perangai yang lembut dan rendah hati. Ia hafidhul qur’an dan menjadi salah satu ulama alquran di Indonesia. Keramahan dan kelembutannya itu semakin terlihat ketika terjadi peristiwa penusukan pada salah satu ceramahnya beberapa bulan yang lalu di Lampung. 

Ketika ia diundang oleh Deddy Corbuzier untuk wawancara di Podcastnya ia mengatakan bahwa sama sekali tidak dendam, justru kasihan dengan pemuda yang menusuknya tersebut. Dalam keadaan masih memakai perban di lengannya, ia sempat mengatakan juga bahwa sesungguhnya ia sangat cinta Indonesia. 

Saking cintanya, ia pindah kenegaraan menjad Warga Negara Indonesia. Tak ayal jika warga Indonesia saat ini merasa kehilangan sosok seperti Syaikh Ali Jaber. 

Masih terekam jelas sekali di ingatan, Syekh Ali Jaber juga mengatakan bahwa 

Baca juga:  Kepribadian dan Sikap Anti Kolonialisme Syekh Nawawi al-Bantani

“Jangan menganggap buruk wanita yang belum berhijab, barang kali ia punya dua rakaat tahajud yang bisa menjadikan dosa-dosanya oleh Allah subhanahu wa ta’ala”

Saya merasa iri sekali mempunyai pandangan seperti itu. 

“Kita tidak tahu rahasia manusia dengan Allah, masing-masing punya rahasia dengan Allah” 

Kalimat yang membuat saya sendiri merinding. Kita sering koar-koar menyalahkan ini itu, tanpa mempertimbangkan bahwa sesungguhnya setiap orang mempunyai amal yang barang kali, Allah ridha dengan dia lalu diampuni dosanya.

Selamat jalan, Syekh Ali Jaber. Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah ta’ala. berjumpa dengan kekasihmu, Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Penulis; Ridho Ulya

Komentar Facebook
1